Kota Tangerang Ciptakan Kesetaraan Pendidikan Bagi Para ABK Melalui Sekolah Inklusi

Kota Tangerang Ciptakan Kesetaraan Pendidikan Bagi Para ABK Melalui Sekolah Inklusi

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berupaya terus untuk membangun di kesetaraan dalam dunia pendidikan, dan telah melaunching 79 sekolah inklusi, dengan mengusung tema Aku Kamu dan Kita Semua Sama, sekolah inklusi untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mereka Anak Kebutuhan khusus (ABK). Kamis (20/5/2021).

Sekolah inklusi merupakan sekolah-sekolah reguler yang juga menerima ABK, Melalui sekolah ini diharapkan baik anak berkebutuhan khusus maupun tidak akan belajar di kelas yang sama dan mendapatkan pendidikan yang serupa.

Kadis Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin mejelaskan bahwa  untuk tahap awal Dindik melaunching 79 sekolah inklusi, diantaranya 13 Taman Kanak-kanak, 53 Sekolah Dasar (SD), dan 13  Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Hingga saat ini sudah ada sekitar 303 ABK yang bersekolah di sekolah reguler, dan sudah aktif 118 guru yang kompeten yang tersebar di Kota Tangerang, " jelas Jamaludin.

Jamaludin pun menambahkan, Melalui program sekolah inklusi Pemkot Tangerang berharap bisa mempercepat kesuksesan program wajib belajar 12 tahun disamping itu juga bisa meningkatkan mutu pendidikan dan juga bisa menekan angka putus sekolah.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak Provinsi Banten dan sejumlah Universitas di Kota Tangerang untuk tindak lanjut sekolah inklusi ini, semua anak dengan segala kelebihan dan kekurangan  namun semua anak pastinya memiliki potensi untuk sukses oleh karena itu mereka harus di fasilitasi dengan pendidikan hingga SMA bahkan sampai dengan kuliah agar bisa menggapai segala cita-citanya, " ungkap Jamaludin.

Saat ini Dindik baru tahap sosialisasi dan pembukaan, untuk tahap pelatihan akan masuk di bulan Juni mendatang melaluai daring, selanjutnya akan masuk ke pendampingan di bulan Juli dan Agustus.

"Semoga kita semua bisa mewujudkan Kota Inklusi dengan kesetaraan pendidikan tanpa terkecuali, tidak ada perbedaan terhadap hal sekolah mari kita bergandeng tangan demi mutu pendidikan di Kota Tangerang, tentunya anak berkebutuhan khusus juga punya andil untuk memajukan Kota Tangerang, " jelas Jamaludin.

Kesetaraan pendidikan melalui sekolah inklusi ini pun di sambut baik oleh para Kepala Sekolah dan para guru.

Kepala Sekolah SDN Cipondoh 3 Edih, mengungkapkan bahwa disekolahnya sudah ada beberapa ABK, dan selama ini sudah mendapat hak kesetaraan pendidikan.

"Dengan adanya keseriusan program ini dari Pemkot Tangerang, para tenaga didik ini akan mendapat pelatihan dan pengarahan khusus, untuk menangani para ABK sehingga ilmu dan pembentukan para ABK akan lebih maksimal sesuai dengan kebutuhan ABK, " pungkasnya. (Habibi)

Habibi

Habibi

Previous Article

Kota Tangerang Capai Vaksinasi Tertinggi...

Next Article

Walikota Tangerang Buka Acara Pelatihan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 224

Postingan Tahun ini: 1256

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 201

Postingan Tahun ini: 1321

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 140

Postingan Tahun ini: 256

Registered: Apr 16, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 130

Postingan Tahun ini: 753

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Beredar Kabar Ombas Bakal Ubah RSUD Pongtiku, Yunus Garaga: Yang Penting  Sudah Milik Pemda
Kades Hiliwarokha Yurniat Zebua: Tidak Benar Saya Kosumsi Minuman keras
Langgar Kode Etik, Kapolres Luwu Timur Pecat Satu Anggotanya
Tak Pernah Pegang Kartu ATM, Bansos PKH Diduga Dicairkan Pengurus
banner

Follow Us

Recommended Posts

Kasus Covid-19 Naik Tempat Tidur Rumah Sakit di Kota Tangerang Penuh Sebagian Pasien Waiting List
Dugaan Korupsi pada PT.ASABRI,  Kejagung RI Kembali Periksa 4 Saksi
Tim Jaksa Penyidik Periksa 1 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pembelian Gas Bumi PDPDE Sumatera Selatan
Terus Berproses, 1 Saksi Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Pengalihan IUP Batubara Sarolangun.
Tony Rosyid: Hadapi Pandemi, Butuh Konsistensi!